

diantara dua gambar ini menaranya juga sama sama punya jam dan sama sama dekat masjid yang satu dekat masjid Kudus yang satunya lagi dekat masjidil haram makkah
Diantara Menara Kudus dan Menara Abraj Al Bait
Apa Sih (HENTAI ) itu Sebenarnya

Banyak orang-orang yang punya pendapat tersendiri tentang apa itu Hentai, mungkin ente sendiri juga punya!! Tapi sebenernya apa sih Hentai itu ?
Hentai adalah sebuah kosa kata dalam bahasa Jepang yang kurang lebih makna-nya "penampilan yang aneh" or "abnormalitas". Tapi masalah-nya, dalem percakapan sehari-hari, Hentai sering kita artiin sebagai "mesum" n’ "porno" dan gak jarang digunain di banyak negara selain Jepang buat istilah Game, Anime, atau Manga yang nampilin adegan seksual, cabul atau pornografi.
Di Jepang sendiri, Hentai bukan berarti Game, Anime, atau Manga porno lho !! Orang Jepang lebih milih ngegunain kata "Jū Hachi Kin" (18+ untuk 18 tahun ke atas), "Ecchi/H Anime"(seksual/Anime pornografi) "Eroanime" ( singkatan dari erotic Anime), atau "seinen"(dewasa) untuk nunjukin hal-hal tersebut. Kata "Hentai" sering juga dipake (diluar Jepang) buat ngerujuk pada Animasi berbau pornografi umum dan gak mesti berupa Anime apalagi Manga
di 06:09 0 komentar Link ke posting ini
Label: Opo kui HENTAI
Berkreasi itu Dimulai dari Hati.

Ketika mata batinmu melihat yang tidak dilihat orang lain.
Berkreasi bisa pula dimulai ketika mata jasmaniah melihat
ciptaan Tuhan (nature) atau ciptaan manusia (culture).
Apa yang kamu lihat? Mungkin sesuatu yang samar atau tampak jelas dimata.
Percayalah, yang samar itu niscaya akan semakin jelas bila kau mulai menggerakkan tanganmu berkarya, sedang yang telah jelaspun akan mewujud nyata dalam karya bila kau tekun bekerja.
Sekarang kamu bertanya, dengan bahan apakah aku mulai?
Tengoklah apa yang terdekat dan terakrab dengan dirimu. Kertas tulis, pensil, kulit kacang, ranting, bunga, daun, kerang, rambut dan masih banyak lainnya.
Lantas apa yang kubuat? Apa tujuannya? Membuat kartu ucapan? Lukisan? Patung?
Janganlah memaksakan tujuan bila belum ada. Tirulah laku angin berhembus, ia datang
Entah dari mana dan pergi entah kemana. Demikian pula karyamu, tiba-tiba engkau berhenti dan berkata,”Nah, sudah selesai”.
Kemudian dengar dan saksikan bagaimana orang lain menanggapi buatan tanganmu itu.
”Aha, ini cocok buat hiasan dinding kamarku.”
“O, itu bagus sekali!”
Atau barangkali tidak ada komentar, hanya sekedar perubahan raut wajah menjadi senyuman. Ini semua bisa menjadi tujuan karyamu.
Adakalanya, ketika engkau sedang berkarya, orang lain menikmati bagaimana engkau menarik garis, menempel bunga, memulas warna- warni. Tentu saja engkau sendiripun menikmatinya. Inipun salah satu tujuan karyamu.
Karyamu itu akan seperti tanaman. Ia tumbuh di hati orang.
Ada berbagai tanaman, ada berbagai karya.
Ada yang seperti tanaman Anggrek, tak terduga.
Ada yang seperti tanaman rambat, berpengaruh.
Ada yang bak teratai, keindahan diantara keburukan.
Karyamu bisa bermanfaat untuk jangka waktu panjang,
bisa pula sekedar menyenangkan dengan menyentuh hati sesama.
Walau cuma sesaat, itu sudah cukup kawan.







